Polisi Toba

Polisi Toba

Polisi Toba bukan dimaksudkan sebagai aparat Polisi yang bertugas di Tobasa. Tapi sebutan (maaf) olok-olok para suami di warung kopi Batak untuk sang istri. 

Kenapa di sebut Polisi Toba ?, karena katanya sering ‘menggeledah’ isi dompet sang suami sekaligus ‘menyita’. Tentu saja tanpa pakai “Berita Acara Pemeriksaan”.

Dan jangan salah, Polisi Toba bukan cuma sebutan bagi para suami2 yang tergabung dalam Aliansi Suami Takut Istri (ASTI) saja. Bahkan preman-preman yang di takuti di terminal pun banyak yang tunduk pada Polisi Toba di rumah.

sumber : https://tobakartun.wordpress.com
Read More
Hukuman Pancung di Desa Siallagan

Hukuman Pancung di Desa Siallagan

zaman dulu ada sebuah desa bernama Desa Siallagan. Di Desa ini terdapat seperangkat batu dan meja sebagai tempat persidangan yang dipakai oleh raja-raja Batak di Samosir, di antaranya Raja Sidabutar, Raja Siallagan dan Raja Sidauruk untuk menyidang warga yang melakukan kesalahan; baik ringan mau pun berat.
Kesalahan ringan itu kayak mencuri kambing, lembu, kerbau, jagung, ayam atau ngintip orang mandi (mulai ngaco). Biasanya penjahat amatiran kayak gini di hukum mengganti kerugian 5 kali lipat dari hewan/hasil panen yang dicuri atau di suruh kerja sosial tanpa di gaji. Ishh langsung kebayang pasti jaman dulu itu di Samosir gak ada sampah sama pencuri ya.
Sementara kejahatan berat itu seperti memperkosa, membunuh, menjadi mata-mata, penghianat atau penjahat perang dan musuh bebuyutan dari Medan perang. Untuk penjahat-penjahat kayak begini raja akan memanggil tetuah adat. Para raja melakukan sidang dengan memanggil pengetua kampung, dukun, pangulubalang (bodyguard) dan keluarga pelaku.
Nah tetua adat bakalan nyari hari yang paling sip buat mancung si penjahat. Selama masa menunggu itu, si penjahat bakalan di pasung dan dijaga ketat oleh pangulubalang. Rata-rata penjahat jaman dulu kan sakti-sakti , mereka juga punya ilmu hitam, jadi emang mesti di jaga ketat.
Trus gimana dong ngelepasin ilmu hitamnya? secara ya penjahat-penjahat ini sakti banget, mereka akan dibawa ke meja persidangan dan mungkin bakalan dijampi-jampi sama dukun baru deh di pancung. Tukang pancung haruslah sakti mandraguna juga, plus harus memiliki pedang yang sangat tajam, karena untuk yang berilmu hitam salah satu syaratnya mesti dipancung dengan satu kali tebasan. Kalo gak mempan maka si tukang pancung yang mesti dipancung juga. Serem banget kan yaa hiiiii
meja tempat penjahat di pancung

diperankan model nih acara di pancung
coba deh liat wajah ibu di belakang para model, taruhan dia udah nonton becandaan model kayak beginian ribuan kali hehe, ampe mukanya bosen gitu.
Setelah di eksekusi/pancung kepala, maka kepala bakalan di gantung 3 hari di pintu masuk kerajaan dengan maksut untuk orang-orang di sekitar bisa mengenali wajah tersebut sekalian ketakutan biar gak melakukan sesuatu bodoh. Rasanya presiden perlu memberlakukan hukuman ini untuk semua koruptor dan tukang perkosa di Indonesia ya. Tubuhnya akan dipersembahkan di Danau Toba, katanya sih selama 7 hari masyarakat gak boleh mandi atau menggunakan air danau untuk menghindari pengaruh ilmu hitam.
Cerita lain lagi katanya nih sebelum di pancung maka tubuh akan di iris-iris di bagian lengan mula-mula akan menyayat lengan tawanan dengan pisau kecil dan menyiramnya dengan perasan air limau.
Saat tawanan menjerit-jerit kesakitan, ini diartikan segala ilmunya telah hilang. setelah itu, tawanan dibedah hidup- hidup, diiringi sorak-sorai. Perutnya di belah, diambil isinya dan dibagikan kepada penduduk untuk segera dimakan.
Dengan perut menganga dan hampir mati, tawanan dipapah menuju batu pancungan. Dalam satu kali ayunan parang, kepala tawanan harus putus. Kalau gagal, kepala sipemancung yang akan dipenggal. Itu sebabnya sipemancung harus berpengalaman dan parangnya harus tajam. Kepala tawanan dan daging dari mayatnya dicincang dan dimask dengan daging kerbau, lalu dihidangkan di atas meja eksekusi untuk disantap oleh Raja. Darahnya digunakan sebagai pencuci mulut, sedangkan tulang belulangnya dibuang ke danau Toba.
Aaaaaa….saya yang denger langsung pengen meringis kepedihan.
Saksi sejarah lainnya, ditemukannya pohon hariara yang sudah berusia 400 tahun, berlokasi di dekat kursi batu persidangan.
Eksekusi terakhir terjadi kira-kira tahun 1860, sebelum kedatangan misionaris Ingwer Ludwig Nommensen, yang berhasil memahami adat serta bahasa setempat., akhirnya merubah masyarakat Batak termasuk di Ambarita, menjadi penganut kristen yang taat dan menghapus ritual kanibalisme ini. Sebelumnya, misionaris lainnya selalu gagal dan justru berakhir di batu eksekusi. (info wisata nasional).
Serem yaa hehe, kalo sekarang sih udah gak gitu lagi koq  Orang Batak dan keturunan raja-raja didaerah sini udah berubah dong. Eksekusi terakhir itu terjadi tahun 1860 setelah datangnya misionaris yang membawa ajaran agama kristen ke Pulau Samosir.
sumber : nonikhairani.com
Read More
Pultak-Pultak

Pultak-Pultak


Tahukah anda, dari semua struktur tanaman ciplukan tersebut dapat membantu mengobati penyakit yang bisa di kategorikan dalam penyakit berat. Namun banyak orang yang selama ini memandang sebelah mata tanpa mengetahui khasiat obat tradisional tersebut, dan hanya merasakan buahnya yang manis saja tanpa mengetahui khasiat mujarab dari batang, daun dan akarnya. Zat bermanfaat dalam tanaman ciplukan terdiri dari :
  • vitamin C , gula, fisalin, tanin, kriptoxantin, polifenol dan steroid terletak pada buahnya
  • Asam palmitat, stearat terletak pada biji buahnya.
  • flavonoid dan saponin terletak pada daun dan tunas
  • alkaloid terletak pada akarnya
  • chlorogenic acid terletak pada batang dan daun
Selain zat bermanfaat di atas masih ada zat lainya seperti asam malat, asam sitrun, dan H2o yang semua zat- zat tersebut dapat membantu kesehatan tubuh anda. Jika anda penasaran apa saja khasiat serta manfaat tanaman ciplukan? simak sajian berikut ini di mulai dari :
Manfaat Akar tanaman ciplukan (Pultak-Pultak)
  • Mengobati penyakit diabetes melitus,
cara menyajikan sebagai obat tradisional sebagai berikut
  • pilih tanaman yang sudah berbuah dan berumur, cabut tanaman tersebut dan ambil bagian akarnya kemudian bersihkan, sebelum di rebus, ada baiknya diamkan beberapa saat akar ciplukan tersebut sampai menjadi layu. Kemudian rebus akar ciplukan dengan 3 gelas air bersih, tunggu sampai rebusan tersebut benar benar mendidih dan hanya tersisa satu gelas saja. Berikutnya ambil air yang tersisa dan saring hingga bersih dari akar, minum satu kali sehari dan lakukan secara rutin.
Manfaat buah ciplukan
– Mengobati penyakit ayan/ epilepsi
Jika anda atau anggota keluarga ada yang mengidap penyakit berbahaya ini, ada baiknya mengkonsumsi sekitar 8 sampai 10 butir setiap harinya, kandungan pada buah ciplukan dapat membantu mengatasi ayan secara berkala.
– Menurunkan darah tinggi
Khasiat buah ciplukan lainya adalah sebagai obat tradisional yang dapat membantu menurunkan darah tinggi/ hipertensi. Cara penyajian: ambil buah ciplukan sebanyak 5 gram saja, rebus dengan air sebanyak 110 ml selama kurang lebih 10 samapai 15 menit sambil terus di aduk. setelah sampai waktu yang di tentukan, saring air rebusan dan dinginkan sejenak kemudian minum 2 kali sehari. Hal yang perlu di ingat adalah janganlah terlalu lama menyimpan karena akn mengurangi bahkan menghilangkan senyawa yang ada.
-Mengobati sakit paru- paru
Khasiat lainya adalah membantu mengobati penyakit paru- paru, namun kali ini bukan hanya buahnya saja, melainkan semua struktur pada tanaman mulai dari akar, daun, bunga, batang dan buah rebus sampai mendidih dengan air sebanyak 3 sampai 5 gelas saja, dan seperti sebelumnya saring kemudian minum secara rutin 3 X sehari.
Manfaat daun ciplukan
– Mampu melawan kanker
wow, hal yang sangat luar biasa, menurut beberapa penelitian kesehatan, steroid pada daun dan buah ciplukan bisa membantu melawan dan membunuh sel- sel ganas yang tumbuh dalam tubuh. Dan study tersebut juga menyatakan bahwa ekstrak tanaman ciplukan dapat mengecilkan ukuran tumor kanker.
Itulah tadi Khasiat Buah Ciplukan Untuk Obat Tradisional Herbal Mujarab yang perlu anda ketahui, secara garis besar tanaman ciplukan berfungsi sebagai antibakteri, antivirus, antihiperglikemi, imunostimulan, imunosupresan , antiinflamasi, analgesik, sitotoksik, antiinflamasi, antioksidan, analgesik, dan sitotoksik, meredakan batuk, menetralkan racun serta mengaktifkan kembali fungsi kelenjar tubuh dan anti tumor. hal yang sangat luar biasa, menurut beberapa penelitian kesehatan, steroid pada daun dan buah ciplukan bisa membantu melawan dan membunuh sel- sel ganas yang tumbuh dalam tubuh. Dan study tersebut juga menyatakan bahwa ekstrak tanaman ciplukan dapat mengecilkan ukuran tumor kanker.
Itulah tadi Khasiat Buah Ciplukan Untuk Obat Tradisional Herbal Mujarab yang perlu anda ketahui, secara garis besar tanaman ciplukan berfungsi sebagai antibakteri, antivirus, antihiperglikemi, imunostimulan, imunosupresan , antiinflamasi, analgesik, sitotoksik, antiinflamasi, antioksidan, analgesik, dan sitotoksik, meredakan batuk, menetralkan racun serta mengaktifkan kembali fungsi kelenjar tubuh dan anti tumor.
Sumber: http://ayuarifahharianja.blogspot.com/2014/11/khasiat-buah-ciplukan-alias-pultak.html
Read More
Kandungan Protein Ikan Pora-Pora

Kandungan Protein Ikan Pora-Pora


Bagi orang batak yang lahir di Bona Pasogit mungkin tidak asing lagi dengan ikan yang satu ini. Bisa jadi hampir semua yang lahir di Bona Pasogit sudah pernah makan ikan pora-pora ini. Ikan pora-pora adalah salah satu ikan yang paling mudah ditemukan di Bona Pasogit karena ikan ini cukup mudah berkembang biak. Biasanya ikan pora-pora ini dimasak dengan cara digoreng karena rasanya yang renyah.

Berdasarkan informasi ternyata ikan pora-pora mengandung Omega 3 yang dapat meningkatkan pertumbuhan anak mulai dari gizi anak, mencerdaskan otak, selain itu meningkatkan HB darah. Ikan ini juga sangat baik dikonsumsi ibu hamil untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui dan mencegah keropos tulang. ikan pora-pora mengandung lemak dan kalsium yang lebih tinggi dari ikan tawar atau ikan laut manapun, meski kandungan proteinnya lebih rendah.

Dari penelitian diketahui hasil protein ikan pora-pora basah 8,03 gr dan ikan kering 40,90 gr, kalsium ikan pora-pora basah 505 mg dan ikan kering 2,5 gr, serta untuk lemak ikan pora-pora basah 3,7 gr dan ikan kering 22,46 gr, maka hasil yang lebih rendah adalah ikan dalam bentuk basah.

disari dari berbagai sumber
Read More
Ihan Batak yang Hampir Punah

Ihan Batak yang Hampir Punah

Jenis yang mana sebenarnya yang disebut Ikan Batak itu? Kalau ditanyakan pertanyaan ini kepada orang Batak mungkin saja jawabannya berbeda-beda karena orang Batak sendiri sudah banyak yang tidak tau dan bahkan tidak perduli dengan yang disebut Ikan Batak.

Kekurangtahuan itu ternyata mengakibatkan penamaan Ikan Batak secara umum di dunia ikan di Indonesia berbeda dengan Ikan Batak yang dimaksud oleh orang Batak kebanyakan. Dari kalangan yang banyak berkecimpung dibidang perikanan terutama ikan air tawar baik dari instansi pemerintahan maupun perorangan dalam bentuk upaya pembibitan dan pembesaran mengenal Ikan Batak adalah dari genus ‘Tor’.
Inilah ihan batak yang hampir punah jenis Neolissochilus Thienemanni
Ikan Batak yang dikenal secara umum di dunia perikanan dari genus Tor, memang tampilannya mirip dengan ‘ihan’ genus Neolissochilus, dan memang berasal dari keturunan yang sama yaitu Family Cyprinidae. Secara morfology memang sulit untuk membedakan antara genus Tor dan genus Neolissochilus, bahkan boleh dikata ada kemiripan bentuk dengan jenis ikan mas kecuali ukuran sisik yang lebih besar daripada ikan mas (Cyprinus Carpio) yang memang dari keluarga yang sama yaitu family Cyprinidae. Kemiripan inilah yang membuat orang-orang lantas menamakan Ikan Jurung sebagai Ikan Batak, padahal Ikan Batak Asli yang disebut Ihan adalah dari genus Neolissochilus spesies Neolissochilus thienemanniyang sudah menuju kepunahan yang memang ikan endemik di Tanah Batak dan sudah terancam punah dan masuk dalam Red List Status di IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) dengan kode Ref.57073 sejak tahun 1996.

Kalau yang dimaksud adalah dari jenis genus Tor maka jenis ikan ini masih banyak dijumpai di berbagai habitat aslinya di Indonesia seperti di Tanah Batak (Sumatra Utara), Sumatra Barat, Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, dan mungkin masih banyak ditemukan di daerah lainnya. Jadi pada dasarnya jenis ikan ini belum menjadi ikan yang terancam punah.

Dekke jurung-jurung
Ikan Batak yang dimaksud (genus Tor) bagi orang Batak sendiri dikenal dengan nama dekke Jurung-jurung atau Ikan Jurung. Secara umum Ikan Jurung ini disebut sebagai Ikan Batak karena di Tanah Batak lebih lazim digunakan dalam suatu prosesi adat sebagai simbol kesuburan dengan harapan kepada keluarga yang diberikan penganan dari Ikan Jurung-jurung ini akan berketurunan banyak, baik laki-laki dan perempuan dan mendapat rejeki sebagaimana perilaku Ikan Jurung-jurung tersebut yang sifat hidupnya membaur beriring-iringan.

Ikan Batak yang secara umum di Indonesia memiliki nama-nama lain di setiap daerah seperti: Ikan Jurung (Sumatra Utara), Ikan Kerling (Aceh), Iken Pedih (Gayo), Ikan Gariang (Padang), Ikan Semah (Palembang), Ikan dewa (Jawa Barat), Ikan Kancra bodas, Kencara (Kuningan Jawa Barat), Ikan Tambra, Tombro (Jawa), Ikan Kelah, Ikan Sultan (Malaysia), Ikan Mahseer (Internasional), dan mungkin masih banyak nama lainnya
sumber : http://www.fishwisepro.com, doloktolongsite
Read More
Foto Rumah Batak Tempo Dulu

Foto Rumah Batak Tempo Dulu

Rumah batak dilumban lobu 1910 sedang dibangun
Sebuah rumah tradisional Batak di awal abad ke-20 di Balige (1910)
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief 
Read More
Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016

Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016


Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016 ini dilaksanakan pada tanggal 29 s/d 31 Juli 2016 bertempat di Muara-Parapat Sumatera Utara yang rencanakan akan dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia H. Jusuf Kalla

Read More
INILAH ARTI GELAR DATU, SIBASO, GURU DAN TUAN DALAM BUDAYA BATAK

INILAH ARTI GELAR DATU, SIBASO, GURU DAN TUAN DALAM BUDAYA BATAK

Seseorang yang mempunyai keahlian atau pakar dalam satu bidang akan diberikan gelar sebagai ahli atau pakar. Dalam perguruan tinggi akan diberikan gelar akademik tetapi meskipun sudah meraih gelar sarjana belum tentu seseorang yang sudah lulusan itu dapat dikatakan seorang ahli atau pakar dalam sebuah bidang.

Demikian juga dalam budaya batak, hal pemberian gelar juga sudah berlangsung lama. Dan pemberian gelar ini bukan semata-mata karena telah menyelesaikan suatu pendidikan atau pelatihan akan tetapi karena memang seseorang itu memang telah terbukti ahli/pakar dibidangnya.

Read More
Opung Tiurma (Humor Batak)

Opung Tiurma (Humor Batak)

Opung Tiurma tidak lagi tinggal dikampung, semenjak ditinggal oleh suaminya (Opung Tiurma Doli). Saat ini Opung Tiurma tinggal bersama dengan anaknya Amani Tiurma di Jakarta yang merupakan seorang pengusaha sukses. Jakarta-Medan sepertinya menjadi perjalanan rutin Opung Tiurma untuk melihat kampung halamannya atau kerumah anaknya yang ada di medan minimal sekali sebulan. Dan hal itu tidaklah menjadi beban bagi anaknya Ama Tiurma, yang penting asal ibunya bahagia dan mau tinggal di Jakarta.

Setiap kali ke Medan, Opung Tiurma selalu naik pesawat Garuda kelas bisnis dan selalu kursi no. 1. Suatu ketika Opung Tiurma harus kemedan diluar jadwal yang ditentukan karena ada satu acara yang harus diikuti di Medan. Karena waktunya yang kepepet akhirnya tiket pesawat Garuda Opung Tiurma dapat juga dikelas bisnis yang berubah hanyalah tempat duduk kursi yang biasanya no. 1 sekarang menjadi No. 5 karena tempat duduk no. 1 telah dipesan oleh orang lain.

Read More
PANGULU BALANG/ ULU BALANG (PATUNG YANG  ISINYA DIBUAT DARI JASAD ANAK KECIL YANG DIPELIHARA UNTUK DIKORBANKAN)

PANGULU BALANG/ ULU BALANG (PATUNG YANG ISINYA DIBUAT DARI JASAD ANAK KECIL YANG DIPELIHARA UNTUK DIKORBANKAN)


Pangulubalang adalah peninggalan suku batak ketika masih menganut aninisme. Pangulubalang atau ulubalang adalah patung pelindung desa khususnya pada saat penduduk desa sedang meninggalkan desa untuk bertani. Pangulubalang adalah patung batu (di gorga) bentuk manusia mini. 

Patung pangulubalang bukanlah sembarangan patung yang dibuat begitu saja tetapi patung yang sebelumnya di isi dengan jasad manusia yang sengaja dikorbankan dan diolah sedemikian rupa khusus untuk membuat “pangulubalang”. 
Read More
Gondang Gotilon (Pesta Panen Raya)

Gondang Gotilon (Pesta Panen Raya)

Dahulu sekitar tahun 1803 hingga 1939 Godang Gotilon (Pesta Panen Raya) merupakan sebuah acara yang sangat dinanti-nantikan oleh rakyat batak. Karena acara tersebut dianggap sebuah kesempatan untuk memuja untuk memberikan korban atau persebahan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Read More
Bona Simatupang

Bona Simatupang

“Silahkan masuk “ kata perempuan tua dengan suara yang pelan dan gemetar sambil berjalan memegang tongkatnya kearah gerbang yang sudah dibuka oleh .

Silahkan duduk kata perempuan itu kepada Bona setelah mereka sampai diteras. Lalu Bona bertanya pada perempuan tua itu "Apa benar rumah ini mau dijual  ?

'Iya nak' jawab perempuan itu.

Bisa saya lihat-lihat dulu bu ? tanya Bona kembali. Silahkan nak, tapi maaf ya nak ibu tidak bisa menemanimu jawab perempuan tua dengan pelan dan sedikit gemetar

Read More
BERTEKUNLAH MENUNTUN ANAK-ANAK ANDA UNTUK MENGENAL TUHAN

BERTEKUNLAH MENUNTUN ANAK-ANAK ANDA UNTUK MENGENAL TUHAN

Seorang pria berdebat dengan penyair Inggris tentang tempat pengajaran agamawi bagi orangtua yang berusaha melakukan tugasnya. "Saya kira orang tua seharusnya tidak mengajarkan agama kepada anak-anaknya." kata pria itu kepada penyair Inggris itu. Sebaliknya ia harus memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk menetukan pilihan mereka sendiri.

Sang penyair tidak mengatakan sepatah katapun tetapi sebaliknya mengundang pria itu kebelakang untuk melihat-lihat kebunnya. Lalu sang penyair tersebut menanyakan bagaimana pendapatnya tentang kebunnya. "Ini bukan kebun, hanya sebidang tanah berumput yang ditumbuhi rumput liar" kata pria itu.
Read More
Aek Sipangolu di Kecamatan Batikraja

Aek Sipangolu di Kecamatan Batikraja

Aek sipangolu terletak di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara..

Aek Sipangolu adalah nama sebuah air terjun di Bakara. Mata airnya berasal dari telaga batu cadas di lereng pegunungan. Asal mula air ini berkat kesaktian Raja Sisingamangaraja. Kala itu Sang Raja dalam perjalanan pulang dari Manduamas-Barus menuju Lumban Raja-Bakara dengan membawa seekor Gajah Putih (Gaja Puti) yang langka sebagai hadiah kerajaan dari Pamannya yang bernama Raja Uti. Karena perjalanan jauh dan teriknya matahari, timbul dahaga dan Gaja Puti sekarat kehausan, sementara air Tao Toba jauh terletak di kaki gunung yang terjal. Raja Sisingamangaraja berdoa kepada Ompu Mulajadi Na Bolon, kemudian menancapkan tombak Hujur Siringis ke batu cadas, dan memancarlah air dari tempat tersebut. Air tersebut diminum langsung ke mulut sehingga dinamakan (semula) sebagai Binanga Bibir (Telaga Bibir), dan disebut juga sebagai Aek Sipaulak Hosa (air pelepas dahaga).
sumber : diolah dari berbagai sumber
foto : Johny Siahaan/Indonesiatravelguide
Read More
Kumpulan Foto-Foto Desa Batak Tempo Dulu

Kumpulan Foto-Foto Desa Batak Tempo Dulu

Sebuah desa Batak di tahun 1930
Sebuah desa Batak di tahun 1930
Sumber Foto : Nationaal Archief Netherland
Huta Raja Lbn Suhi-suhi 1910-1925

Desa Bakkara 1910 
Sumber Foto : Nationaal Archief Netherland

Tentara Belanda Mengeluarkan Peti Mati dari dalam rumah 1948 
Sumber Foto : Nationaal Archief Netherland

Desa Jangga 1948 
Sumber Foto : Nationaal Archief Netherland
Read More